A Walk To Remember
ﻋﻴﺪ ﻣﺒﺎﺭﻙ
Dari Mida yang nantinya berkeluarga. 

Karna ‘dan kluarga’ sudah terlalu mainstream 😂 kata Eria

ﻋﻴﺪ ﻣﺒﺎﺭﻙ
Dari Mida yang nantinya berkeluarga.

Karna ‘dan kluarga’ sudah terlalu mainstream 😂 kata Eria


happy ied mubarak for all moslems people in the world!! especially for people on tumblr and my friends…… and him <3 eheh. after a whole month we fasting everyday, now here’s the final! so, we all ever made mistake, and of course i ever did too. forgive all my mistake, friends! May Allah always bless you all! ^^

happy ied mubarak for all moslems people in the world!! especially for people on tumblr and my friends…… and him <3 eheh. after a whole month we fasting everyday, now here’s the final! so, we all ever made mistake, and of course i ever did too. forgive all my mistake, friends! May Allah always bless you all! ^^

Happy Ied Mubarak 🙏 Kel. Besar Alm. Soekemi 😚

Happy Ied Mubarak 🙏 Kel. Besar Alm. Soekemi 😚

isnidalimunthe:

herteennordiawan:

Pertanyaan seperti ini menjadi pertanyaan yang kerap dilontarkan secara bergantian oleh Ayasha dan Hafa di satu minggu terakhir ini.. Sejak masuk malam 21 Ramadhan, kami memang secara konsisten mengajak anak2 untuk i’tikaf di masjid. Dalam rangka berburu malam lailatul qadr yang dijanjikan lebih baik dari seribu bulan.

Persoalan i’tikaf ini bukan urusan sederhana ketika melibatkan anak2. Bagi orang dewasa yang membawa diri sendiri, i’tikaf -yang pengertiannya berdiam diri di masjid- mungkin lebih
ke masalah niat. Kalau memang kuat niat, tinggal bawa diri, berniat, berdiam, berdoa, beribadah..Selesai. Tapi untuk anak-anak, tantangannya beda karena malam hari adalah waktu tidur..Men-switch-nya menjadi waktu melek (sambil ibadah) ini jadi pe er tersendiri.

Tapi kami tetap optimis, kultur ini bisa dibangun. Anak2 bisa dibiasakan untuk i’tikaf memanfaatkan momentum 10 hari terakhir Ramadhan. Sejak sebelum Ramadhan, pembicaraan di rumah sudah di-setting. Bahasan2 tentang i’tikaf dimasukkan dalam obrolan sehari2. Buku2 fiqh sederhana yang membahas tentang hukum dan keutamaan i’tikaf dibacain.

Memasuki bulan Ramadhan, jam tidur anak2 kami atur dengan ketat. Mereka harus tidur di siang hari sejumlah jam tertentu walaupun tidak merasa mengantuk. Kegiatan2 nya diatur..termasuk sekolah, les, dll.. Semua menyesuaikan dengan agenda Ramadhan.

Masuk 10 hr terakhir, Ayasha-Hafa mulai i’tikaf di masjid. Pemilihan masjidnya juga jadi isu penting. Mau mementingkan faktor yang mana. Ada masjid yg full ac,agak ramai jamaahnya, dan anak2 punya banyak teman sebaya di sana.. Ada juga masjid yang lebih sepi, lebih khusyu untuk berdoa, tapi anak2 tidak punya teman karena jamaahnya kebanyakan nenek2-kakek2..Ada masjid yang sangat ideal dalam hal kekuatan ruhiyah tapi posisinya di Bandung.. Atau masjid2 yang terkenal program i’tikafnya tapi posisinya jauh dari rumah.

Selain pemilihan masjid, situasi internal juga perlu jadi bahan pertimbangan. Ayasha yang sudah stabil dan kuat melekan. Hafa yang baru modal semangat tapi belum sekuat kakaknya dalam hal melek di malam hari. Punya ade bayi yang masih minum asi dan cari ibunya setiap 2-3 jam sekali setiap malam. Belum lagi jadwalnya ayah yang walaupun sudah diatur2 supaya lebih bebas di 10 hari terakhir ramadhan, tetap perlu diperhatikan.

Alhamdulillah faktor2 itu berhasil “dikendalikan”..Program i’tikaf pun berjalan. Ada malam2 yang berhasil dilalui tanpa tidur, diisi dengan tilawah dan shalat malam.. Ada yg diisi Hafa dengan bermaiiin di masjid dengan teman2nya sampai teler atau diisi Ayasha dengan ngobrol sama teman2 sebayanya sampai kehabisan bahan obrolan dan tepar hehehee. Ayah-Ibunya?? Alhamdulillah yang dewasa menyesuaikan. Tugas besar kami adalah menjaga frekuensi dan semangat agar terus menyala sambil teruuuus connected ke Allah. Walaupun itu artinya menemani
anak2 dulu sampai jam 2 kemudian pindah masjid ke yang lebih tenang..

Hampir 10hari terakhir ini, siang2 di rumah kami seperti kuburan.. Sepiiii.. Seisiiii rumah tidur -dengan sengaja- supaya malamnya kuat u/ melek dan “menghidupkan” malam2 terakhir ramadhan yang mulia.. Acara2 seperti bukber dll yang sekiranya bisa di-arrange prioritasnya, kami sisihkan saat ramadhan sudah memasuki final lap.. Mudah2an nilai silaturahmi yang ditunda sebanding dengan penanaman values penting ini pada anak2 kami..Karena kami tidak ingin kehilangan momentum.

Semoga pertanyaan “malam ini kita i’tikaf dimana?” menjadi titik awal lahirnya generasi pecinta masjid. Pemburu waktu2 utama dan lailatul qadr. Generasi yang hatinya dekat dengan masjid.. Yang merasa nyaman di masjid.

Aamiin aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin…


Ditulis juga di:www.herteennordiawan.wordpress.com

Tag :medinaayasha

:”)

Wiff tante, oma, kayla, ayuk 🎊 ma big fam 👏

Wiff tante, oma, kayla, ayuk 🎊 ma big fam 👏

“Aku sudah berjuang buat kamu, selebihnya Tuhan yang mengatur”
—Septiawan Herry
“Terserah sebanyak apa pun yang turut memperjuangkanmu. Aku tak peduli. Bila kamu jodohku, mereka bisa apa?”
—@jalansaja

👼

Take care Indonesia, if something going happen i&#8217;m promise not laugh&#8230; too much 😏

Take care Indonesia, if something going happen i’m promise not laugh… too much 😏

Fly
Ventisette Theme
Design by Athenability
Powered by Tumblr